Peternakan Sapi

Peternakan sapi – Bisnis peternakan sejak dahulu sudah menunjukkan geliat perkembangan yang sangat bagus. Keuntungan berternak sapi sangat besar bahkan bisa mengubah perekonomian seseorang. Apalagi bila didukung dengan pengalaman dan keahlian manajemen bisnis dan berternak sapi.

Meskipun tampak sangat menggiurkan, seseorang tidak bisa langsung terjun menjadi peternak sapi. Terlebih bila tidak memiliki keahlian dan keterampilan sama sekali di bidang peternakan.

Mengapa perlu memulai peternakan sapi?

Sapi merupakan satu dari sekian banyak hewan ternak yang sering dikembangbiakkan oleh peternak. Meski demikian, berternak sapi tidak semudah itu apalagi bila ingin membangun usaha agrobisnis.

Seseorang harus memiliki pengetahuan dasar dan keterampilan khusus dan akan lebih baik lagi bila memiliki pengalaman sebagai peternak sapi. Keuntungan utama membangun bisnis ini sangat banyak. Selain bisa dimanfaatkan dagingnya sapi juga bisa diperah susunya lalu diolah menjadi minuman yang menyehatkan.

Produk olahan yang dibuat dari susu sapi sangat beragam, beberapa orang bahkan berteman baik dengan produk olahan susu berikut ini:

  • Yogurt
  • Keju
  • Mentega
  • Es krim
  • Dodol susu
  • Pie susu
  • Minyak samin

Itu hanya sebagian produk olahan yang selalu hadir di peternak sapi dimanfaatkan untukkebutuhan pangan sehari-hari. Semua produk olahan tersebut dibuat dari susu baik itu susu murni, susu bubuk, susu fermentasi dan jenis susu lainnya. Di dunia ini, kita bisa menemukan banyak makanan dan minuman yang diolah dengan bahan dasar susu.

Tidak hanya diperah susunya saja,  sapi pun bisa diambil dagingnya untuk diolah menjadi berbagai hidangan menarik dan lezat, apalagi ketika mendapatkan daging qurban. Contoh paling mudah adalah rendang, makanan khas Indonesia tersebut dibuat dari daging sapi yang dicampur rempah-rempah. Bukan hanya rendang, daging sapi bisa diolah menjadi gulai, sate, steak dan hidangan sederhana hingga mewah lainnya.

Memenuhi kebutuhan akan daging dan susu sapi tidak bisa dilakukan bila sapi tidak dibudidayakan dengan baik. Inilah tugas utama seorang peternak entah itu peternak sapi potong maupun sapi perah. Keduanya sama-sama memiliki peranan penting guna memenuhi kebutuhan susu dan daging sapi sebagai bahan makanan nasional.

Cara atur bisnis peternakan sapi untuk qurban

Persaingan antar pedagang susu dan daging sapi di pasar sangat tinggi, begitu pula dengan persaingan bisnis di kalangan peternak sapi. Agar bisnis tidak tergerus zaman dan kompetitor baru, seorang peternak sapi harus memulai bisnis dengan cara yang benar. Tidak bisa gegabah bahkan tanpa persiapan sama sekali:

  • Memilih ras sapi dan jenis bisnis

Sebelum membangun kandang bahkan memilih bibit sapi yang berkualitas. Seorang peternak sapi harus mengetahui ras sapi dan jenis bisnis apa yang ingin dikembangkan. Melakukan bisnis ternak sapi potong dan sapi perah sama-sama menguntungkan. Tidak heran jika ada peternak yang melakukan keduanya secara bersamaan.

Tapi bila merasa tidak yakin untuk melakukan kedua jenis bisnis tersebut, putuskanlah salah satu. Apa akan menjual sapi potong atau susu sapi? Tentunya masing-masing bisnis memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Tapi setelah mengetahui ras sapi apa yang ingin dibudidayakan, Anda bisa membangun bisnis dengan lebih mudah.

  • Menetapkan anggaran belanja

Yakin sudah memilih jenis bisnis yang terbaik? Atau sejak awal memang berencana untuk melakukan keduanya? Maka tugas selanjutnya yang harus dikerjakan adalah menetapkan anggaran belanja. Saat memutuskan untuk berternak sapi artinya Anda siap untuk mengeluarkan banyak uang. Karena modal membangun bisnis ini cukup besar. Tidak perlu merasa khawatir atau takut karena setelah masa panen tiba, keuntungan yang akan didapatkan jauh lebih banyak.

Anggaran yang dibuat harus mencukupi seluruh kebutuhan berternak sapi. Meski demikian, Anda tidak boleh melupakan kepentingan lainnya termasuk mempererat jaringan pertemanan. Semakin banyak teman peternak yang dimiliki akan semakin memudahkan bisnis peternakan. Setidaknya, bila mengalami kesulitan akan ada teman yang bisa langsung membantu. Bertanya atau meminta saran pun bisa lebih mudah.

  • Konsep lokasi dan kandang

Setelah dua poin sebelumnya berhasil digenggam, lanjutkan dengan membuat konsep lokasi dan kandang sapi. Lokasi kandang sapi harus tepat, usahakan agar jauh dari pusat kota supaya bisa membuat sapi dan warga merasa nyaman. Kandang sapi yang dibuat di pusat kota hanya akan menimbulkan banyak masalah. Terutama pencemaran udara yang disebabkan kotoran sapi. Keramaian juga tidak baik untuk mental sapi, mereka biasanya lebih cepat stress bila terlalu sering mendengar suara keras.

  • Mempersiapkan kandang sapi

Biaya membuat kandang sapi dengan muatan 25 ekor kurang lebih sebanyak Rp. 50 juta. Bila dana yang dibutuhkan sudah terkumpul lekaslah untuk mempersiapkan proses pembangunannya.

Ada banyak variasi model kandang yang bisa dimanfaatkan peternak sapi. Termasuk memilih membuat kandang yang sejajar atau saling berhadapan. Intinya, kandang sapi harus dibuat dengan sempurna dan memiliki lubang ventilasi.

Lubang ventilasi ini akan membantu sinar matahari menyinari bagian dalam kandang sekaligus menjaga kandang tetap kering. Idealnya kandang sapi dibuat 2.5×2 meter untuk sapi pejantan dan 1.5×1 meter untuk sapi betina.

  • Pilih bibit sapi yang premium

Seorang peternak sapi andalwajib menunaikan tugas ini dengan baik. Karena bibit sapi bisa mempengaruhi kualitas dan perkembangan peternakan. Bila bibit yang dibuat kurang bagus, maka hasilnya pun demikian. Berbanding terbalik bila bibit yang dipilih premium maka hasil panen akan ideal. Membeli bibit sapi tidak sulit, ada banyak toko peternak yang bisa dikunjungi di seluruh Indonesia. Jenis bibit sapi yang dijual pun beragam tidak hanya sapi lokal saja.

  • Pemberian pakan juga harus profesional

Membangunkan kandang dan merawat sapi merupakan tugas penting seorang peternak. Dan salah satu program perawatan yang wajib dilakukan antara lain memberikan pakan yang profesional. Jenis pakan yang cocok untuk mengembang biakkan sapi hingga bisa tumbuh dengan bobot yang ideal. Karena untuk sapi potong semakin besar dan berat bobotnya maka akan semakin mahal harga jualnya.

  • Melakukan perawatan sapi sesuai ketentuan

Selain memberikan pakan ideal, seorang peternak sapi harus melakukan perawatan lainnya. Yang dimaksud dengan perawatan di sini termasuk treatment kesehatan, hiburan dan kebutuhan lainnya.

Sapi yang tidak dirawat kesehatannya dengan baik bisa menderita penyakit mematikan seperti antraks. Bila penyakit ini sudah menjangkiti sapi Anda, maka kerugian yang akan diterima. Maka dari itu, usahakan untuk terus memperhatikan kesehatan sapi bahkan memberikannya vitamin atau suplemen secara berkala.

  • Pemeliharaan sapi

Merawat sekaligus memelihara sapi memang membutuhkan waktu yang sangat lama. Namun dengan kesabaran yang sangat besar, Anda akan memperoleh hasil yang memuaskan. Pemeliharaan sapi itu meliputi seluruh aktivitas yang terjadi di dalam peternakan. Termasuk menjaga kebersihan kandang, mengolah kotoran sapi sebagai pupuk kompos dan melakukan pengecekan rutin terhadap makanan dan minuman sapi.

Di peternakan sapi, sapi yang sudah berusia 4-5 tahun disebut sebagai sapi dewasa. Di usia tersebut, sapi bisa dipanen dan dijual ke pasar ternak. Dan Anda bisa mulai memperhitungkan berapa harga yang akan dipatok pada masing-masing sapi yang dijual.

Leave A Comment

All fields marked with an asterisk (*) are required

Telepon
Whatsapp